You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
P3S Ditempatkan di Setu Babakan Cegah PMKS
photo Rio Sandiputra - Beritajakarta.id

Pengamen dan Pengemis Marak di Setu Babakan

Pengamen dan pengemis marak di kawasan Perkampungan Budaya Betawi (PBB) Setu Babakan, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Kondisi ini tentu saja mengganggu kenyamanan wisatawan yang berkunjung ke salah satu destinasi wisata budaya di ibu kota tersebut.

Kebanyakan pengamen dan pengemis yang dianggap mengganggu para pengunjung

Meski Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan telah menempatkan petugas Pengawasan dan Pengendalian Sosial (P3S), namun pengamen dan pengemis tetap saja nekat beroperasi.

Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan, Kismoyo Hadi, mengaku menerima cukup banyak pengaduan dari pengunjung yang merasa resah akibat keberadaan penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS), terutama pengamen dan pengemis.

Setu Babakan Didorong Masuk Warisan Budaya Indonesia

"Ada pengaduan dari pengunjung. Makanya, sejak pekan lalu, setiap Sabtu dan Minggu kita tempatkan sekitar 5-6 personel. Kita juga berkoordinasi dengan pihak keamanan pengelola PBB Setu Babakan dalam melakukan penjagaan PMKS," ujar Kismoyo, Rabu (18/3).

Sejak dilakukan penjagaan, kata Kismoyo, pihaknya sudah berhasil menertibkan sebanyak 10 PMKS. "Ada 10 PMKS yang berhasil ditertibkan. Kebanyakan pengamen dan pengemis yang dianggap mengganggu para pengunjung," ungkapnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Tegaskan Larangan Mengamen di Mikrotrans dan Halte

    access_time02-10-2026 remove_red_eye3269 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. 4.100 Benih Ikan Didistribusikan di Lima Pulau Permukiman

    access_time02-10-2026 remove_red_eye2893 personAnita Karyati
  3. Syafrin Minta Pengurus RT/RW Terus Jadi Mitra Strategis Pemerintah

    access_time01-10-2026 remove_red_eye1641 personTiyo Surya Sakti
  4. Jalan Raya Ciracas Dilebarkan

    access_time01-10-2026 remove_red_eye1461 personNurito
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1287 personFolmer